Akivitas padat bukannya bikin anak jadi super. Bisa-bisa motivasi mereka hilang dan malah tidak mau melakukan aktivitas hariannya. Sisipkan...

Anak pun Perlu Santai

By 23:11

Akivitas padat bukannya bikin anak jadi super. Bisa-bisa motivasi mereka hilang dan malah tidak mau melakukan aktivitas hariannya. Sisipkan waktu santi sebagai jeda.




Sepasang orangtua, Monica dan Werner van Bebber dari Berlin berkesempatan mengikuti perkembangan anaknya Willem (7) dari dekat. Anaknya duduk di kelas satu SD sekolah dwibahasa dan masuk penuh sehari. Pagi hari diisi dengan mengikuti pelajaran yang dipadatkan. Selepas makan siang mengerjakan PR dilanjutkan dengan mengerjakan berbagai aktivitas hingga sore harinya.

Selang tiga bulan semenjak awal masuk kelas satu, wali kelas Willem melaporkan kepada orangtuanya bahwa Willem tidak lagi punya motivasi. Willem sering melamun dan jarang hadir di kelas. Pekerjaan rumah (PR) tidak lagi dipedulikannya. Ia hanya menulis sesuatu yang tidak bermakna dan sama sekali tanpa pemahaman di atas kertas. Setiap malam selalu ada pertengkaran karena Willem ngotot masih ingin bermain walaupun sebenarnya ia sudah sangat lelah. Sekolah baginya hanya melelahkan dan tidak menyenangkan.

Orangtua Willem mulai menarik rem dan mengatur ulang keseharian mereka. Siang hari Willem bisa pulang ke rumah setelah selesai sekolah. Setelah makan siang, Willem mengerjakan PR-nya selama setengah jam, kemudian ia bersantai-santai di kamarnya, membolak-balik buku bergambar, bermain mobil-mobilan, kemudian bermain bersama adiknya atau bersepeda menuju taman bermain. " Terus-menerus berada di situasi yang asing baginya ternyata tidak cocok bagi Willem. Dia tidak ingin terikat lagi sore harinya (Focus Schule Magazin Nr.4 Juli/Agustus 2008)

You Might Also Like

0 comments