Santun Berbahasa Sejak Dini
Tiba-tiba Yanti dikejutkan oleh perkataan jorok dan tidak sopan yang keluar dari mulut Doni, anaknya yang baru kelas 1 SD. Yanti sudah beberapa kali mencoba untuk menegur tapi tidak berhasil. Akhirnya, ia menyerah meskipun dalam hatinya masih ingin menyelamatkan anaknya dari perilaku yang tidak baik.
Langkah-langkah berikut bisa dicoba oleh Yanti dan orangtua lainnya agar anak seperti Doni tidak mengucapkan kata jorokdan tidak sopan lagi.
1. MEMBERI PERINGATAN pada anak tentang pentingnya santun berbahasa. Salah satu caranya dengan menggunakan beberapa boneka. Buatlah ilustrasi cerita menggunakan tokoh-tokoh boneka itu. Ambil satu tokoh yang berkarakter santun dalam berbahasa. Tokoh ini ternyata disukai dan dihromati banyak orang. Ia begitu disegani oleh kelompoknya sehingga diangkat menjadi pemimpin mereka.
2. Jika Anda mengalami masalah seperti Yanti, KOMUNIKASIKAN PERSOALAN DONI ITU DENGAN GURU DI SEKOLAHNYA. Diharapkan guru dapat membantu melakukan pembinaan baik secara individual maupun klasikal untuk membentuk sistem pergaulan anak secara sehat dan berlandaskan norma-norma yang ada.
3. Hal yang penting adalah KETELADANAN ORANGTUA DAN KONSISTENSI SISTEM yang berkesinambungan dalam keluarga untuk tetap berperilaku santun dan berbahasa oleh setiap anggota keluarga.
Selamat mencoba !
Source : ˙261 : uɐɯɐןɐɥ ˙7002 ıɹɐnɹqǝɟ ıɹɐsıʇuı



0 comments