Tes minat dan bakat yang difasilitasi  tenaga profesional terkadang dibutuhkan. Apalagi jika anak belum paham mengenai minat dan bakatn...

Perlukah Tes Minat Bakat ?

By 18:45



Tes minat dan bakat yang difasilitasi  tenaga profesional terkadang dibutuhkan. Apalagi jika anak belum paham mengenai minat dan bakatnya. Bagi yang sudah yakin akan  pilihan jurusannya, tes macam ini mungkin tidak terlalu perlu. Toh, dengan keyakinan, bisa memunculkan komitmen untuk tekun belajar.

Sebetulnya tes ini bisa saja dilakukan sejak SMP. tapi lebih tampak detailnya ketika anak sudah di bangku SMA. Tes yang dilakukan  di SMP biasanya  hanya untuk rujukan ke mana anak bisa melanjutkan sekolahnya, SMA atau SMK.



Pada dasarnya tes psikologi untuk minat bakat itu menggali sisi kognitif. Kita bisa lihat potensi yang terkait dengan pemalaran bahasa, angka, atau gambar. Namun sayangnya, belum ada tes psikologi yang bisa melihat bakat untuk area praktik.

Lagi pula, hasil tes masih harus dikombinasikan dengan berbagai kegiatan yang ditekuni si anak, nilai rapor, dan seberapa jauh ia bisa membawakan diri ketika bersama orang lain. 

Seharusnya orangtua tahu persis mengenai hal ini. Kuncinya, orangtua sikap bersikap netral dan mau mengumpulkan berbagai informasi tentang anaknya. Entah itu mengobrol dengan guru sekolahnya atau guru di tempat les. 

Source : ˙01 : uɐɯɐןɐɥ ˙2102 ɹǝqɯǝʌou ɐɹʇxǝ ıɹɐsıʇuı

You Might Also Like

0 comments