Umumnya, orangtua bayi prematur dibuat stres dengan masalah biaya ini. Tak jarang mereka minta membawa pulang anaknya padahal sebetulnya si...

Kapan Bayi Prematur Boleh Dibawa Pulang

By 22:44

Umumnya, orangtua bayi prematur dibuat stres dengan masalah biaya ini. Tak jarang mereka minta membawa pulang anaknya padahal sebetulnya si bayi masih memerlukan perawatan di rumah sakit.



Sebelum bayi boleh dibawa pulang, ada persyaratan ketat yang harus dipenuhi.

Pertama, bayi harus sudah menunjukkan tanda -tanda vital yang stabil. Sebelum dibawa pulang, bayi harus dikondisikan dulu dengan suhu ruangan. Secara bertahap, suhu di dalam inkubator diturunkan sampai sama dengan suhu kamar/ruangan.Secara bertahap, suhu di dalam inkubator diturunkan sampai sama dengan suhu inkubator. Jik bayi sudah bisa beradaptasi, ia dikeluarkan dari inkubator, dimasukkan ke dalam boks terbuka. Tak ada pengaturan suhu. Bayi hanya boleh dibawa pulang jika ia sudah bisa beradaptasi dengan udara ruangan. Dalam tempo 24-48 jam, suhunya haru stabil normal.

Syarat kedua, keberhasilan menyusui harus sudah tercapai. Bayi sudah bisa menyusu pada ibunya dengan baik.

Syarat ketiga, berat badan minimal 1.800 g dengan penambahan berat badan konstan sekitar 10 g tiap kilogram bobot bayi 2 kg, penambahan bobotnya harus 20 g per hari. Dengan catatan, penambahan berat badan ini berasal dari nutrisi yang diberikan per oral (lewat mulut), bukan lewat infus.

Syarat keempat, semua obat yang diperlukan sudah bisa diberikan per oral. Kalau bayi masih memerlukan obat suntik, ia masih belum boleh dibawa pulang. Semua nilai tes laboratorium harus sudah normal. Bayi harus sudah bisa bergerak aktif. Kalau dia masih belum aktif bergerak, ia belum boleh dibawa pulang.  

http://www.belbuk.com/afiliasi.php?products_id=42366&ref=2207

Syarat terakhir yang tak kalah penting, orangtua sudah menunjukkan kemampuan mengasuh bayi di rumah. Percuma saja bayi dibawa pulang ke rumah kalau orangtua nasuh belum bisa merawat dengan benar. Biasanya dalam hitungan hari, bayi dibawa kembali ke rumah sakit karena masalahnya muncul lagi. Mungkin karena bayi mengalami hipotermia, mungkin tersedak akibat tak bisa minum.

Itu sebabnya, selama bayi di rumah sakit, orangtua harus banyak belajar dari dokter dan perawat. Mereka harus mengenali kebiasaan-kebiasaan anaknya, misalnya bagaimana cirinya kalau bayi merasa lapar atau haus. Masing-masing bayi berbeda. Misalnya : bayi-bayi tertentu mengalami henti nafas ketika sedang BAB.  Ciri-ciri ini harus diketahui oleh orangtuanya.

Source : .24-04 : namalaH .8002 iluJ irasitnI


You Might Also Like

0 comments